Sebagai bentuk realisasi dari salah satu asas Tri Darma Perguruan Tinggi, Dosen dan Mahasiswa Institut Teknologi Kelautan Buton (ITK-Buton) berkesampatan untuk menjalankan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada hari Jumat, 12 Desember 2025 bersama segenap elemen masyarakat dari Desa Banabungi yang berlokasi di Aula Desa Banabungi, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.
Pelaksanaan Pengabdian ini terdiri dari beberapa Sub Tema Kegiatan, yakni Sosialisasi Hasil Riset Keanekaragaman Hayati dan Potensi Ekowisata Bahari Studi Kasus Objek Wisata Kali Biru Banabungi, Sosialisasi pengaruh penggunaan lampu LED (Light emitting diode) untuk penangkapan cumi-cumi (Loligo spp.), serta Pelatihan pembuatan keripik rumput laut Ulva lactuca untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mandiri masyarakat pesisir.
Sosialisasi Hasil Riset Keanekaragaman Hayati dan Potensi Ekowisata Bahari Studi Kasus Objek Wisata Kali Biru Banabungi merupakan tindak lanjut dari terlaksananya kegiatan penelitian Dosen dan Mahasiswa dari Program Studi Akuakultur ITK-Buton yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2025. Pemaparan materi disampaikan oleh Bapak Ananta Wira Pratama, S.Pi., M.Si. selaku Dosen Prodi Akuakultur dan juga periset Ekowisata Bahari Banabungi. Selain menyampaikan uraian dari hasil riset yang diperoleh, pemaparan juga memuat tentang strategi dan upaya pemanfaatan serta pengembangan objek wisata kali biru Banabungi berbasis konservasi dan ramah lingkungan. Dari hasil riset ini kemudian dibuatkan Katalog keanekaragaman ikan yang ada di Objek Wisata Kali Biru Banabungi yang kemudian diserahkan secara simbolik oleh Bapak Prima Insamilandari Syah, S.Tr.Pi, M.M. sebagai Ketua Tim Riset Ekowisata Bahari Studi Kasus Objek Wisata Kali Biru Banabungi kepada Kepala Desa Banabungi.
Sosialisasi pengaruh penggunaan lampu LED (Light emitting diode) untuk penangkapan cumi-cumi (Loligo spp.) dipaparkan oleh Bapak Andre Pangestu Hadi, S.Tr.Pi., M.Tr.Pi. selaku Dosen Prodi Perikanan Tangkap ITK-Buton. Materi ini diinisisasikan untuk mendukung masyarakat pesisir khususnya nelayan dalam mengoptimalkan hasil tangkapan terutama dari komoditas cumi-cumi. Secara biologi cumi-cumi memiliki fototaksis positif (suka terhadap cahaya) dan juga mampu mengeluarkan cahaya dari tubuhnya sebagai bagian dari cara berkomunikasi atau disebut dengan Biolumensi. Dari sisfat fototaksis positif dan Biolumensi ini menjadi basis penggunaan lampu LED portable yang diinovasikan dengan memanfaatkan limbah botol plastik sebagai wadah yang digunakan untuk menarik cumi-cumi (Loligo spp.) saat dilakukan penangkapan.
Pelatihan pembuatan keripik rumput laut Ulva lactuca untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mandiri masyarakat pesisir dibawakan oleh Ibu Puji Fitria Zainal, S.Si., M.Sc. yang juga merupakan Dosen Prodi Bioteknologi ITK-Buton. Kegiatan pelatihan dikemas dengan memberikan materi pendahuluan tentang pemanfaatan bahan baku utama dari ganggang laut (Ulva lactuta) dan dilanjutkan dengan demo cara pembuatan dan pengolahan menjadi produk jajanan. Kekayaan jumlah Ulva lactuta di pesisir pantai Banabungi masih jarang dimanfaatkan dan diolah oleh masyarakat pesisir di Desa Banabungi. Selain cara pengolahan, dalam sesi ini juga dilakukan pemahaman masyarakat terutama dari Ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Banabungi tentang pentingnya labeling dan sertifikasi produk olahan untuk menjadi nilai tambah dari produk jadi UMKM.









